Jakarta, 15 Oktober 2026 – Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya setelah meraih kemenangan 6-3 atas LASK dalam pertandingan Liga Champions 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Raiffeisen Arena, Austria, pada Rabu (14/10/2026) tersebut memperlihatkan ketajaman lini serang The Reds. Liverpool mampu mencetak enam gol meskipun harus menerima kenyataan gawang mereka kebobolan tiga kali. Iraola menilai timnya telah menunjukkan permainan menyerang yang agresif, pergerakan bola yang baik, serta kemampuan memanfaatkan ruang pertahanan lawan. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Liverpool untuk melanjutkan persaingan di kompetisi tertinggi antarklub Eropa.
Liverpool FC
Liverpool langsung memperlihatkan dominasi sejak awal pertandingan dengan menguasai bola dan memberikan tekanan kepada pertahanan tuan rumah. Bradley Barcola membuka keunggulan melalui penyelesaian yang menunjukkan ketajamannya di depan gawang. Ronald Araujo kemudian menggandakan keunggulan Liverpool sebelum Barcola kembali mencetak gol untuk membawa tim tamu unggul 3-0 pada babak pertama. Keunggulan tersebut memperlihatkan efektivitas serangan Liverpool dalam menghadapi pertahanan LASK yang berusaha bermain rapat. Dominasi sepanjang babak pertama menjadi salah satu alasan Iraola memberikan apresiasi terhadap performa para pemainnya.
Memasuki babak kedua, Liverpool kembali meningkatkan keunggulan melalui gol Jeremie Frimpong yang membuat kedudukan menjadi 4-0. LASK kemudian memberikan respons melalui Robert Ljubicic untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, Liverpool kembali menjauh setelah Barcola mencetak gol ketiganya sekaligus melengkapi hattrick dalam pertandingan tersebut. Lewis Koumas turut menyumbangkan satu gol untuk memperbesar keunggulan tim tamu menjadi 6-1. Pada fase akhir pertandingan, LASK berhasil mencetak dua gol tambahan melalui Florian Flecker sehingga laga berakhir dengan skor 6-3.
Sky Sports
Seusai pertandingan, Iraola menyampaikan kepuasannya terhadap cara Liverpool membangun serangan dan mengendalikan permainan. Ia menilai para pemain mampu menempatkan diri dengan baik ketika menguasai bola serta menemukan ruang di antara lini pertahanan lawan. Pergerakan tanpa bola yang efektif membuat Liverpool dapat menciptakan peluang meskipun LASK menerapkan formasi dengan lima pemain bertahan. Menurut Iraola, agresivitas ketika menguasai bola menjadi salah satu aspek yang paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Ia menganggap penampilan menyerang Liverpool secara keseluruhan sangat lengkap dan sesuai dengan rencana permainan yang telah disiapkan.
Yahoo Sports
Meski puas dengan kemenangan besar, Iraola tidak menutup mata terhadap tiga gol yang bersarang ke gawang Liverpool. Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa koordinasi pertahanan timnya mengalami penurunan pada bagian akhir pertandingan. Kondisi itu terjadi setelah Liverpool melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga kebugaran skuad. Iraola menjelaskan bahwa keputusan mengganti dua bek tengah secara bersamaan dapat memengaruhi keseimbangan pertahanan. Namun, ia tetap mengambil langkah tersebut karena harus mempertimbangkan jadwal pertandingan berikutnya yang berlangsung dalam waktu berdekatan.
Pergantian pemain yang menjadi perhatian adalah keluarnya Ronald Araujo dan Jeremy Jacquet pada babak kedua. Keduanya digantikan oleh Virgil van Dijk dan Joe Gomez ketika Liverpool sudah berada dalam posisi unggul cukup jauh. Iraola mengakui bahwa mengganti dua pemain bertahan sekaligus bukan keputusan ideal apabila hanya mempertimbangkan kebutuhan pertandingan saat itu. Akan tetapi, Araujo dan Jacquet telah menjalani banyak pertandingan bersama klub maupun tim nasional sehingga membutuhkan waktu pemulihan. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondisi fisik pemain menjelang pertandingan penting berikutnya.
The Liverpool Offside
Selain membahas pertahanan, Iraola memberikan pujian khusus kepada Bradley Barcola yang berhasil mencetak tiga gol. Penyerang asal Prancis tersebut dinilai tidak hanya efektif dalam penyelesaian akhir, tetapi juga terus memberikan ancaman melalui pergerakan dan kemampuan melewati lawan. Iraola menyebut penampilan Barcola sebagai hasil positif dari kepercayaan yang diberikan tim pelatih kepadanya. Ia juga memberikan apresiasi terhadap Florian Wirtz yang berperan dalam mengatur aliran bola serta menemukan ruang untuk menciptakan peluang. Kontribusi kedua pemain tersebut menjadi bagian penting dalam keberhasilan Liverpool membongkar pertahanan LASK.
Penampilan pemain muda Liverpool turut mendapatkan perhatian dalam evaluasi Iraola setelah pertandingan. Lewis Koumas berhasil mencetak gol pertamanya di kompetisi Eropa, sementara Trey Nyoni memperoleh pengalaman berharga melalui kesempatan tampil bersama tim utama. Iraola menilai perkembangan para pemain muda sangat penting karena Liverpool membutuhkan kontribusi lebih dari sekadar sebelas pemain inti. Kesempatan tampil dalam pertandingan Liga Champions diharapkan meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk menghadapi tantangan berikutnya. Pelatih Liverpool tersebut menegaskan bahwa pemain muda harus terus menunjukkan kualitas agar dapat menjadi pilihan dalam berbagai pertandingan sepanjang musim.
Kemenangan atas LASK menjadi hasil penting bagi Liverpool setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari Manchester City di kompetisi domestik. Iraola kini mengalihkan perhatian kepada pertandingan Liga Inggris melawan Brentford yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026). Setelah itu, Liverpool juga harus bersiap menghadapi Villarreal dalam lanjutan Liga Champions. Jadwal padat tersebut membuat pengelolaan kebugaran dan rotasi pemain menjadi perhatian utama tim pelatih. Meski masih terdapat kelemahan dalam pertahanan, kemenangan 6-3 atas LASK memberikan keyakinan bahwa Liverpool memiliki kualitas serangan dan kedalaman skuad untuk menghadapi persaingan di berbagai kompetisi.





